ini adalah 72 jam sejak terakhir kita bertemu, sejak kamu tidak berhenti berceloteh tentang dia.
dia dia dia.
dia yang ada dihadapanmu di sofa sebuah coffee shop 32 jam sebelum kamu menemuiku
dia yang mengenakan kemeja merah muda polos, membawa tas warna hijau dan yang rambutnya di kuncir seperti ekor kuda
dia yang memesan Hot Cappucino dan sepotong Cheese Cake
dia yang selalu terlihat tampan di setiap mimik mukanya
dan oh aku benci sekali saat harus memasang muka bahagia ketika kamu sedang menceritakan tentang dia
tapi aku berharap kamu tidak berhenti menceritakan setiap detailnya
karena aku akan sedih jka kamu sedih, atau hanya karena aku takut kamu tidak mencariku lagi?
aku menekan tombol power on di radioku, tepat ketika lagu Loving You-nya D'Cinnamons brnyanyi di telingaku:
I loved to hear you
It's been all day I've been waiting for you
Hello...you call my name
So much story you shared with me
You said a lot to me about
Girls...oh it's so nice
And every beauty thing they did to you
Don't stop and tell me more..
Lagu ini seolah mengantarkanku kembali ke masa-masa kita masih mengenakan seragam biru putih. Saat kamu sering melakukan hal-hal yang menyenangkanku, eh sekarang juga masih ding.
Kamu menemaniku di halte sampai bus-ku datang.
Kamu yang bela-belain hujan-hujanan ke warung depan sekolah hanya karena aku pengen susu putih anget.
Kamu yang membawakan tulisan "Happy Birthday" selebar kertas manila ke kelas saat aku masih kelas 8
Semua kelakuanmu ke aku itulah yang bikin aku nyaman sama kamu, dan lebih dari itu.
Tapi, semua pengharapanku hancur ketika kamu bilang "Aku pengen punya adek, dan sekarang aku punya kamu"
Sekarang, aku merasa rapuh. Karena kamu terus-terusan menceritakan orang lain. Faktanya, perempuan itu memang sempurna.
D'Cinnamons masih belum selesai konser di kamarku. Sekarang dia sampai di bagian ini:
Loving you its hurts sometimes
I'm standing here you just don't by
I'm always there you just don't feel
Or you just don't wanna feel
Don't wanna be hurt that way
It doesn't mean I'm giving up
I wanna give you more and more and more
Knock-knock
You came around
Heart popz!
I love to see you
It's been two years since I'm in love with you
Bam! bam!
You break my heart
You said “girl, I'm in love with her..”
But it's all right I'm still alive
Yeah.. Oh..
And all the beauty thing she did to you
Don't stop and tell me more
Loving you its hurts sometimes
I'm standing here you just don't by
I'm always there you just don't feel
Or you just don't wanna feel
Don't wanna be hurt that way
It doesn't mean I'm giving up
I wanna give you more and more and more
And when I see that smile upon your face...
Deep in your eyes you had it all
And when I hear you super electrical voices
Ooh yea
Dan kamu tau apa yang lebih sempurna? Kamu yang nggak pernah bener-bener tau perasaanku
Mungkin ceritaku hampir sama kayak postingan yang diatas. Cuma bedanya aku nggak pake dengerin lagu dan dia nggak pernah ngasih aku selamat ulang tahun atau beliin aku susu hangat :'( Dia cuma seorang yang nganggep aku sebagai adeknya dan nyayangin aku sebagai adeknya nggak lebih :(
Dia dulu cuma bisa nemenin aku pas pendaftaran SMA, dia yang temenin aku sms an karena aku nggak bisa tidur, dia yang selalu manggil aku "nduk" :'), dia yang selalu bikin capekku ilang tiap habis PLBB, dia yang mau jemput aku ke acara pensi sekolah, dia yang.... selalu bikin aku tenang kalo ada di sisinya. Aku nggak tau perasaan apa ini, aku nggak tau kenapa aku dulu nangisin dia, dan kenapa aku mau dengerin omongannya.
Aku kangen sms dia yang bikin hati ini loncat-loncat, aku kangen cara dia nenangin aku, aku kangen cara dia bercanda, aku kangen suara dia di telfonku, aku kangen namanya muncul di layar hapeku, aku kangen semua kenanganku sama dia. Kenangan kami yang akan selalu aku ingat meskipun aku tau kalo dia udah ngelupain kenangan itu, dan mungkin menganggapnya nggak penting.....
Dia.................. :*
Mungkin ceritaku hampir sama kayak postingan yang diatas. Cuma bedanya aku nggak pake dengerin lagu dan dia nggak pernah ngasih aku selamat ulang tahun atau beliin aku susu hangat :'( Dia cuma seorang yang nganggep aku sebagai adeknya dan nyayangin aku sebagai adeknya nggak lebih :(
Dia dulu cuma bisa nemenin aku pas pendaftaran SMA, dia yang temenin aku sms an karena aku nggak bisa tidur, dia yang selalu manggil aku "nduk" :'), dia yang selalu bikin capekku ilang tiap habis PLBB, dia yang mau jemput aku ke acara pensi sekolah, dia yang.... selalu bikin aku tenang kalo ada di sisinya. Aku nggak tau perasaan apa ini, aku nggak tau kenapa aku dulu nangisin dia, dan kenapa aku mau dengerin omongannya.
Aku kangen sms dia yang bikin hati ini loncat-loncat, aku kangen cara dia nenangin aku, aku kangen cara dia bercanda, aku kangen suara dia di telfonku, aku kangen namanya muncul di layar hapeku, aku kangen semua kenanganku sama dia. Kenangan kami yang akan selalu aku ingat meskipun aku tau kalo dia udah ngelupain kenangan itu, dan mungkin menganggapnya nggak penting.....
Dia.................. :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar